Terdapat 2 Tamu online
Sistem kerja Pendingin

Refrigerator secara umum disebut Alat Pendingin, yaitu alat yang berfungsi mengambil panas/kalor dari suatu ruang (mendinginkan) kemudian memindahkan dan membuang panas/kalor tersebut ke ruang lain secara terus menerus sesuai kebutuhan. Sebagai media pemindah panas/kalor tersebut diperlukan bahan pendingin (Refrigerant).
Bentuk dan ukuran dari Refrigerator sangat bermacam-macam, contohnya kulkas/freezer, cold strorage, Display Case, Air Conditioner (AC), Chiller dsb.

Prinsip terjadinya suatu pendinginan adalah ketika Refrigerator beroperasi, Refrigerant didalam Evaporator (penyerap panas) menguap, untuk sebuah penguapan memerlukan kalor, maka kalor diruangan yang dipasang Evaporator akan diambil. Pada saat ini suhu permukaan pipa Evaporator menjadi dingin. Kemudian Kompresor menghisap Refrigerant tadi dalam bentuk uap bersuhu dingin dan dikeluarkan kembali (disemprotkan) ke Kondensor (pembuang panas) dengan tekanan sangat tinggi dan bersuhu panas. Didalam Kondensor Refrigerant diembunkan. Pada saat pengembunan ini kalor dibuang oleh Refrigerant, akibatnya permukaan pipa Kondensor menjadi panas, serta merta panas tersebut dibuang ke ruang yang dipasang Kondensor tadi. Setelah panas terbuang, Refrigerant tersebut mengembun dan jadi cairan. Diantara Kondensor dan Evaporator terhubung alat Expansi (Pemampat). Alat ini mempunyai lubang sangat kecil bisa berbentuk pipa kapiler (untuk kapasitas kecil) ataupun Katub/ Kran Expansi otomatis ataupun manual (untuk kapasitas yang lebih besar). Cairan Refrigerant tadi kemudian mengalir melalui lubang kecil (Expansi) akibatnya cairan tersebut menguap karena tekanan tinggi dan masuk ke Evaporator dan begitu seterusnya proses tadi berulang selama Kompresor bekerja.

diagram lemari es

gb.diagram lemari es

 

diagram unit ac

gb.diagram unit ac

 

diagram ac mobil

gb.diagram ac mobil